Dalam aksinya, mahasiswa menggelar teatrikal memprotes pemerintah Indonesia yang dinilai tidak memiliki sikap atas imprealisme Amerika Serikat, termasuk tekanan dalam bidang ekonomi. Selain itu, mahasiswa juga membakar photo Hillary Clinton, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan kedatangan Hillary ke Indonesia tidak semata-mata kunjungan kenegaraan, namun membonceng kepentingan lain, termasuk mempelajari kelemahan prekonomian Indonesia.
Kordinator aksi Frans S mengatakan, pemerintah Indonesia tidak memiliki sikap tegas dalam menolak imprealisme Amerika Serikat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, mahasiswa juga membagi-bagikan statement penolakan atas kedatangan Hillary ke Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya.
(rul/djo)











































