"Dari hasil otopsi bahwa ada tanda-tanda kekerasan. Sebelum dia tenggelam berarti ada kesengajaan atau telah terjadi pembunuhan," kata Kapolda Bali Irjen Polisi Teuku Ashikin Husein kepada wartawan di Art Center, Jalan Nusa Indah,
Denpasar, rabu (18/2/2009).
Dari hasil otopsi RSUP sanglah, Denpasar disebutkan terdapat luka di kepala akibat hantaman benda tumpul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa petunjuk yang mengarah ke tersangka. Tetapi untuk sementara dalam pengembangan penyidikan. Saya belum bisa sampaikan perkembangannya," ujarnya.
Hingga saat ini, polisi telah menginterogasi beberapa orang yang dekat dengan korban dan memeriksa empat orang saksi.
Polisi pun telah mengengetahui identitas orang yang terakhir kali berkomunikasi dengan korban melalui handphone.
Sekadar diketahui, pada Rabu (11/2/2009), saat berada di rumah orang tuanya, di Bangli korban menerima telepon dari seseorang kemudian meninggalkan rumah. Sejak itulah, korban dinyatakan hilang hingga ditemukan telah menjadi mayat di di Pantai Bias Tugel, Karangasem, sekitar pukul 09.40 WITA, Senin (16/2/2009). (gds/djo)











































