KBRI Praha menggagas pertemuan dengan mantan penerima Beasiswa Darmasiswa dan peserta Pertukaran Mahasiswa Czech Technical University (CTU) - Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Tujuannya untuk terus menjaga jalinan hubungan antara generasi muda Ceko dengan Indonesia, negara yang pernah mereka tinggali," demikian siaran pers yang diterima detikcom dari Pelaksana Fungsi Pensosbud Azis Nurwahyudi, Selasa petang atau Rabu (18/2/2009) WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pertemuan berlangsung mereka terlibat aktif dalam diskusi informal mengenai berbagai hal, yang dapat dilakukan oleh mereka untuk terus membantu promosi Indonesia di Republik Ceko.
Pertemuan yang berjalan dengan akrab tersebut menghasilkan beberapa masukan penting. Antara lain dari Kelompok Cakrawala yang dimotori oleh Olga Peskova, Katarina Slesingrova dan John Adams mau mempromosikan Indonesia melalui tarian dan gamelan Bali. Mereka piawai menguasai kesenian Bali setelah belajar di ISI Denpasar.
Begitu pula dengan Jana Vozabova, dengan Yayasan Kintari yang didirikannya, akan menyelenggarakan kegiatan amal ‘Malam Indonesia’ di Praha pada Juni akan datang. Hasilnya akan disumbangkan untuk pendidikan anak kurang mampu di Ngolang, Lombok.
Mereka juga mendiskusikan pentingnya mempromosikan kegiatan KBRI Praha melalui suatu public relations campaign yang ditawarkan oleh Sylvie Gondokusumova, mantan mahasiswi jurusan Bahasa Indonesia di UGM Yogyakarta.
Sementara itu mahasiswa Universitas Teknik Ceko yang pernah belajar di ITB juga menawarkan membuat mailing list untuk para mantan peserta Darmasiswa dan Pertukaran Mahasiswa CVUT-ITB guna mempermudah komunikasi di antara mereka.
Agar tidak lupa dengan Bahasa Indonesia, mereka juga sepakat untuk mengadakan kelas percakapan Bahasa Indonesia yang akan dilakukan di KBRI Praha setiap dua minggu sekali.
Masukan ke pemerintah Indonesia juga disampaikan. Beberapa peserta pertukaran CTU-ITB mengharapkan kemudahan dan percepatan proses ijin pengurusan Visa Sosial Budaya yang harus diurus di Indonesia.
"Dengan melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan, diharapkan promosi Indonesia di Ceko akan semakin maksimal dan terdapat peningkatan people-to-people contact yang akan dapat lebih mempererat hubungan kedua bangsa," papar Azis.
Suasana pertemuan meriah dengan disajikannya berbagai makanan khas Indonesia, seperti Sate Ayam, Soto Mie Bogor, Krupuk Udang, Bakwan sampai Kue Klepon sebagai pengobat rindu makanan yang dulu sering mereka nikmati di Indonesia.
(es/es)











































