Seperti dilansir Reuters, Selasa (17/2/2009), 2 bocah malang tersebut diduga tewas akibat tenggelam. Pemerintah setempat memberi peringatan hujan akan terus turun dalam beberapa hari ke depan.
Selain itu, pemerintah juga tengah mengusahakan mendirikan tenda bagi mereka yang kehilangan rumah. Para korban banjir kini hanya bisa tinggal dalam gubuk yang terbuat dari tanah dan timah di sekitaran kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































