"Sampai tanggal 14 Februari berhasil ditangkap 14.027 orang. 4.678
diaantaranya kita tahan karena terbukti melakukan unsur tindak pidana," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2009).
Menurut Abubakar total kasus yang terjadi sebanyak 4.995 kasus. Jenis kejahatan yang terjadi antara lain premanisme, pencopetan, penjambretan pencurian dengan kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
senjata tajam. "Selain itu diamankan uang sebesar Rp 2.000.143.404, senjata
api 20 buah," tambah jenderal bintang dua tersebut.
Abubakar menjelaskan hingga kini Polda Metro Jaya masih menempati tempat
teratas dalam mengungkap kejahatan jalanan.
"Polda Metro Jaya 954 kasus, Polda DIY 684 kasus dan Polda Jateng 564
kasus," terang pria berkumis tersebut.
Menanggapi masih terjadinya kejahatan di jalanan, di daerah yang dikenal
rawan. Abubakar mengatakan seharusnya ada aparat yang berjaga di daerah
rawan.
"Seharusnya ada anggota reserse yang berjaga di daerah rawan tersebut,"
pungkas pria berkacamata tersebut. (ddt/nwk)











































