Indikasi Korupsi di Depkes Diduga Karena Mark Up

Indikasi Korupsi di Depkes Diduga Karena Mark Up

- detikNews
Senin, 16 Feb 2009 16:27 WIB
Indikasi Korupsi di Depkes Diduga Karena Mark Up
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan adanya indikasi korupsi di Departemen Kesehatan (Depkes). Korupsi terkait pengadaan alat laboratorium itu diduga melalui praktek mark up.

"Itu terjadi karena mark up," kata Wakil Ketua KPK bidang Pencegahan M Jasin di Hotel Nikko, Jakarta, Senin (16/2/2009).

Menurut Jasin, temuan ini berdasarkan laporan masyarakat. KPK juga telah meminta bantuan BPK untuk bisa menentukan besaran kerugian negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek ini sendiri telah usai dijalankan. "Kalau belum selesai nggak mungkin ditemukan penyimpangan," jelas Jasin.

Sebelumnya, ICW melapor kepada KPK adanya dugaan korupsi pada pengadaan alat kesehatan di Depkes sebesar Rp 128 miliar. ICW menduga tempat yang rawan melakukan korupsi adalah Dinas Kesehatan Provinsi sebesar Rp 53 miliar.

Pelaku yang berpotensi melakukan korupsi ini banyak dilakoni para provider sebesar 46,6 persen, yaitu rumah sakit pemerintah dan swasta serta puskesmas. Modus yang kerap dilakukan adalah mark up anggaran.

(mok/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini