Kado Cinta Untuk Ketua KPK

Kado Cinta Untuk Ketua KPK

- detikNews
Sabtu, 14 Feb 2009 03:01 WIB
Kado Cinta Untuk Ketua KPK
Jakarta - Perayaan hari kasih sayang (valentine) tidak hanya milik sepasang kekasih. Momen yang biasanya digunakan kawula muda untuk menunjukkan cinta pada pasangannya bisa dimanfaatkan dengan cara berbeda.

Sebagai simbol kasih sayang, para wartawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisiatif memberi "kado cinta" untuk Ketua KPK Antasari Azhar.

Lima tangkai bunga mawar, krisan, tulip, dan setoples kerupuk menjadi tanda kasih para wartawan untuk Ketua KPK Antasari Azhar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, bukan bunga segar dan harum yang diterima. Semuanya layu. Berikut dengan kerupuknya, melempem.

Kado ini diberikan agar KPK tidak "layu" seperti bunga dan "melempem" layaknya kerupuk. Wartawan menilai selama 2009, KPK belum banyak berkiprah. Wartawan tidak ingin energi KPK menyusut dan melemah.

"Ini bentuk kasih sayang kita terhadap KPK," ujar salah satu wartawan Okky saat memberikan kado kepada Antasari.

Saat tahu menerima kado istimewa, Antasari pun langsung terkejut. Perasaan haru dan bangga langsung menyelimuti pria yang khas dengan kumis tebalnya ini.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada wartawan walaupun bentuknya lain," kata Antasari di kantornya, jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2009).

Selain itu, sebuah kertas testimoni berwarna pink yang dibingkai rapi juga diberikan wartawan. Isinya, goretan, kritik, keluh, dukungan yang ditujukan untuk KPK.

Tak kuasa menerima perhatian yang begitu besar dari para wartawan, Antasari langsung menggelar jumpa pers. Tak disangka, ia menyampaikan berita baik untuk wartawan. Berita yang seharusnya diumumkan Senin, akhirnya diumumkan Jumat sore itu juga.

KPK telah menetapkan tersangka baru untuk kasus Depnakertrans dan Kasus pengadaan 20 Kapal Patroli. KPK juga telah menaikkan kasus dugaan korupsi Departemen Kesehatan ke tingkat penyidikan. Gairah pun muncul. Sontak wartawan pun kegirangan.

"Mudah-mudahan bunga yang layu itu segar lagi," cetus Antasari.

Sebelum menutup jumpa persnya, Antasari tak lupa mengucapkan sepatah dua kata. Sambil bercanda ia memberikan kata penutup.

"Tapi KPK tidak akan mungkin memberi wartawan kado, karena uangnya dari negara," seloroh Antasari.

Puluhan wartawan pun langsung terbahak.
(ape/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads