"Kondisi di Aceh dan Nias, bukan hanya Palang Merah tetapi dunia internasional sudah melihat sudah lebih baik dibanding sebelum tsunami," kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Mar'ie Muhammad dalam jumpa pers di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2009).
Data pada akhir September 2008, yang dikeluarkan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit merah (IFRC) menyebutkan 97 % rumah yang diperuntukan bagi korban tsunami telah rampung dan sisanya masih dalam penyelesaian.
"41.215 rumah permanen telah dibangun, sementara 12.722 tengah dibangun. 383 Rumah sakit dan klinik yang telah direncakan, 279 telah rampung, 96 masih dalam pengerjaan," tambah Mar'ie.
Lebih lanjut menurutnya, secara keseluruhan, kondisi Nias dan Aceh sudah normal kembali. "Anak-anak sudah bisa tersenyum kembali. Secara psikologi umumnya mereka sudah tidak trauma walau sedikit masih ada," urainya.
Selain itu sekitar 546.500 warga sudah memperoleh sarana air minum bersih, dan 374.800 orang juga sudah menerima pelayanan kesehatan. "Secara keseluruhan pembangunan akan dirampungkan pada akhir 2009," tutupnya. (ndr/iy)











































