Pria tersebut juga didakwa "secara sengaja atau ceroboh" menimbulkan kebakaran di dekat Kota Churchill di Victoria selatan, Sabtu, 7 Februari lalu. Sebanyak 21 orang tewas dalam kebakaran di kota tersebut.
Menurut kepolisian, pria tersebut dalam keadaan mental labil. Pengadilan memerintahkan dia diperiksa oleh psikolog. Demikian seperti diberitakan kantor berita Reuters, Jumat (13/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Victoria, pelaku pembakaran akan dihukum maksimum 25 tahun penjara. Sebelumnya, polisi telah menahan dua pria yang juga diduga sebagai pelaku pembakaran di Victoria. Namun keduanya kemudian dibebaskan.
Sejauh ini sudah 181 orang yang dipastikan tewas akibat kebakaran di Victoria. Jumlah tersebut bakal terus bertambah sebab masih banyak orang yang dilaporkan hilang. Juga banyak jenazah yang masih belum dievakuasi dari lokasi kebakaran.
Menurut otoritas Australia, jumlah korban tewas bisa mencapai sekitar 300 orang. Ini merupakan kebakaran paling mematikan di Australia dalam waktu 110 tahun. (ita/iy)











































