Ceritanya, SBY hendak jumpa pers soal perkembangan Aceh setelah 4 tahun ditangani Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR) Aceh-Nias. Setelah beberapa menit berbicara, tiba-tiba mikrofon wireless mati. Hidup kembali, kemudian mati lagi. SBY pun merasa terganggu.
Paspampres yang mengetahui wireless mati langsung meminta sejumlah wartawan yang posisinya menutupi loudspeaker untuk minggir. Tujuannya agar sinyal tak terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan-bukan. Masalahnya ada di sana," ujar SBY sambil menunjuk ke loudspeaker. Setelah byar pet selama beberapa kali, akhirnya wireless hidup kembali. SBY pun melanjutkan jumpa pers.
Kejadian serupa terjadi Kamis 12 Februari kemarin di Kantor Pertamina. Mikrofon yang ada di depan SBY tidak nyala. SBY menanyakan apakah sebelumnya sudah dicek. Akhirnya, mikrofon yang ada di depan mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto dipakai SBY.
(anw/nrl)











































