Aksi yang dimotori Forum Lembaga Silaturahmi Dakwah Kampus (FSLDK) Universitas Gadjah Mada (UGM) itu diawali dari halaman Masjid Kampus UGM di Bulaksumur. Dari masjid, massa kemudian berkeliling menuju Fakultas Ilmu Budaya, Hukum dan Peternakan.
Dalam aksi itu, mereka juga menyebarkan selebaran berisi ajakan kepada mahasiswa UGM dan umat Islam untuk tidak merayakan hari valentine.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak banyak guna kita umat Islam merayakannya. Justru saat valentine angka penjualan kondom meningkat di sejumlah mini market dan apotek. Ini berarti melegalkan pemakaian kondom," katanya.
Dia mengatakan FSLDk tidak hanya menggelar aksi menolak adanya perayaan hari valentine di kampus UGM saja tapi juga di kampus-kampus lain seperti UNY, UMY, UAD dan lain-lain. "Kita pada hari Sabtu besok juga akan menggelar aksi yang lebih besar lagi untuk menyerukan penolakan itu," pungkas Jefry. (bgs/djo)











































