"Belum ada perkembangan positif. Apakah sudah dapat dipastikan keberadaan mereka, apakah benar mereka menjadi korban dari musibah yang terjadi di Australia yang menewaskan lebih dari 170 lebih orang. Proses identifikasi masih menjadi masalah," kata Menlu Hassan Wirajuda.
Hal ini disampaikan dia di Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (13/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai bentuk solidaritas, kata dia, Deplu akan memberangkatkan tim disaster victim identification untuk mengidentifikasi jenazah pada Sabtu 14 Februari 2009.
"Dengan kata lain masih perlu waktu untuk mengidentifikasi korban-korban di Australia," kata dia.
Dean Lesmana dan Rudi merupakan mahasiswa Indonesia yang hilang di Australia. Keduanya hilang sejak 7 Februari 2009 lalu dan diduga menjadi korban keganasan kebakaran lahan di Victoria. Pada 7 Februari, Dean bersama Rudi diketahui pergi ke kawasan Marysville, 100 km timur laut Melbourne (ibukota Victoria), untuk liburan. (aan/nrl)











































