"Kami datang ke sini untuk memberi dukungan dan semangat kepada Pak Sandi dan keluarga," kata Bandi, salah satu rekan Sandi di sebuah perusahaan kayu di Gresik, Jawa Timur, di kediaman keluarga Dean di kawasan Darmo, Surabaya, Jumat (13/2/2009).
Dengan ramah, Sandi dan keluarganya pun menyambut para tamu. Meski berwajah sedikit sembab, ibu Dean, So Dju Tju, juga tampak menemui mereka.
Bandi mengetahui soal hilangnya anak rekannya itu dari media massa. "Kemarin sore teman-teman buka internet, kok ternyata ada berita anak Pak Sandi hilang. Kami buru-buru ingin ke sini," ujarnya.
Dean Lesmana dan Rudi merupakan WNI yang hilang di Australia. Keduanya hilang sejak 7 Februari 2009 lalu dan diduga menjadi korban keganasan kebakaran lahan di Victoria.
7 Februari lalu, Dean bersama Rudi diketahui pergi ke kawasan Marysville, 100 km timur laut Melbourne (ibukota Victoria), untuk berlibur. Marysville adalah kota terparah yang terbakar dan terancam terhapus dari peta. (ken/nrl)











































