Departemen Luar Negeri (Deplu) mengatakan, upaya pencarian dan kejelasan atas nasib korban sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah Australia.
"Kita akan bergantung pada upaya pemerintah Australia, kalau tidak ada kepastian. Kita menunggu pengumuman pemerintah Australia apakah jadi korban atau tidak," ujar juru bicara Deplu, Teuku Faizasyah ketika dihubungi detikcom, Jumat (13/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perwakilan kami dengan kakak korban sudah meninjau ke tempat penampungan di dekat wilayah bencana," terangnya.
Semenatara itu, Faiza menerangkan, tim dari Mabes Polri yang akan dikirim ke Australia 14 Februari besok, tidak secara khusus guna mencari WNI yang hilang.
"Kita menyampaikan komitmen untuk membantu pemerintah Australia sebelum hilangnya 2 WNI. Jadi tidak terkait dengan hilangnya WNI," terang Faiza.
Dean Lesmana dan Rudi merupakan mahasiswa Indonesia yang hilang di Australia. Keduanya hilang sejak 7 Februari 2009 lalu dan diduga menjadi korban keganasan kebakaran lahan di Victoria. Pada 7 Februari, Dean bersama Rudi diketahui pergi ke kawasan Marysville untuk liburan. (ddt/mok)











































