Menantang Hongaria Masuk Maninjau dan Toba

Indonesia Dalam Bingkai, Budapest

Menantang Hongaria Masuk Maninjau dan Toba

- detikNews
Kamis, 12 Feb 2009 15:38 WIB
Menantang Hongaria Masuk Maninjau dan Toba
Budapest - Foto-foto Sumatera Utara (Sumut) dipamerkan, dirangkai dengan lukisan cat minyak karya Eszter Tari. Untuk meyakinkan potensi ekonomi, perdagangan dan pariwisata.

"Pameran digelar di Hotel Helia, Budapest, Hongaria, menggandeng seniman dan intelektual Hongaria, Eszter Tari, dengan karya-karya lukisan cat minyaknya," Pelaksana Fungsi Pensosbud Shinta Hapsari kepada detikcom kemarin petang atau Kamis (12/2/2009) WIB.

Pameran dibuka resmi oleh Dubes RI Mangasi Sihombing (10/2/2009) dan dihadiri para undangan dari kalangan korps diplomatik, kritikus budaya, pengusaha dan media massa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejumlah foto Sumatera Utara dipamerkan untuk menunjukkan potensi ekonomi, perdagangan dan pariwisata daerah tersebut,"  ujar Sihombing dalam sambutannya.

Ditambahkan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu persiapan sehubungan dengan rencana kunjungan Gubernur Sumatera Utara ke Hongaria. Dan Indonesia secara resmi telah meminta pihak Hongaria untuk ikut dalam pengembangan industri pariwisata di kawasan Danau Toba dan Danau Maninjau.

Seorang pengusaha Hongaria yang tertarik atas tawaran masuk industri wisata Danau Toba telah menyatakan minatnya kepada Duta Besar Indonesia untuk mempelajari kesempatan investasi di kawasan dimaksud.

Terilhami Batik

Lukisan karya Eszter Tari yang dipamerkan kali ini bergaya avangard dan diakuinya diilhami oleh teknik pembuatan batik termasuk batik cap, sekalipun lukisan-lukisan tersebut bukan lukisan batik.  

Sebagian lukisan tersebut dibuat di Indonesia pada saat dia mempelajari Bahasa Indonesia beberapa tahun lalu. Ketika untuk kedua kalinya Eszter Tari mengikuti beasiswa Indonesia, dia juga sempat mengajar mengenai lukisan pada sebuah institut kesenian Indonesia.

Sebagaimana diberitakan detikcom sebelumnya, Ezter Tari memiliki kecintaan dan ikatan batin kuat dengan Indonesia dan bulan lalu menerbitkan buku "Wayang Jawa" dalam bahasa setempat.

Acara pembukaan pameran dihangatkan dengan pertunjukkan tari dan pembacaan syair karangan penyair di abad 20, Gyula Illyes, oleh Istvan Karsai, seorang artis panggung ternama Hongaria, yang juga wartawan Budapest TV.
(es/es)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait