Senin (9/2/2009), Kemlu Belanda ternyata telah diberitahu pihak pemerintah Inggris bahwa Geert Wilders dicekal masuk ke negeri itu, terkait rencananya untuk mempresentasikan film Fitna di parlemen Inggris pada Kamis (12/2/2009) akan datang.
Harian De Volkskrant mengungkapkan bahwa Menlu Verhagen telah meminta London agar mempertimbangkan ulang keputusannya mencekal Geert Wilders. Selain itu Menteri Yustisi Hirsch Ballin juga telah dilibatkan untuk melobi Mendagri Inggris.
Selasa (10/2/2009) Verhagen memanggil Dubes Inggris di Den Haag, Lyn Parker, kemudian menelpon Menlu Inggris David Miliband. Namun semua upaya lobi itu tidak berhasil mempengaruhi Inggris untuk menarik keputusannya.
Inggris tetap bulat dengan kebijakan mencekal Geert Wilders untuk memasuki negeri itu.
(es/es)











































