Berat Badan Menyusut,Besar Hati Tidak Sama

Bayi Kembar Siam di Samarinda

Berat Badan Menyusut,Besar Hati Tidak Sama

- detikNews
Selasa, 10 Feb 2009 23:38 WIB
Berat Badan Menyusut,Besar Hati Tidak Sama
Samarinda - Kondisi bayi kembar siam dempet badan asal kota Bontang Kalimantan Timur (Kaltim) yang ditangani tim dokter RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda dinyatakan sehat. Namun berat badan menurun menjadi 3,5 kg dan salah satu dari bayi tersebut memiliki ukuran besar hati yang berbeda.

"Itu setelah tim dokter melakukan observasi terhadap bayi tersebut selama 24 jam,'' kata juru bicara RSUD Abdul Wahab Syachranie Samarinda dr Nurliana Adriati Noor kepada wartawan di kantornya, Selasa
(10/2/2009).

Berat badan awal bayi ketika dilahirkan Minggu 8 Februari 2009 lalu adalah 3,7 kg. Agar berat badan tidak terus menurun,tim dokter yang salah satunya terdiri dari spesialis ahli anak memberikan nutrisi yang diperlukan bayi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bayi kembar siam dempet badan yang kini dirawat intensif dalam ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU),memiliki organ tubuh lengkap seperti 2 jantung,2 pasang paru, 2 pasang kaki,2 pasang tangan,2  lubang anus dan juga memiliki 2 kelamin perempuan.

Meski sehat,tim dokter belum memastikan untuk melakukan operasi bedah pemisahan badan keduanya.

"Kami ekstra hati-hati. Karena yang pasti banyak terdapat pembuluh darah akibat pendempetan badan," ujar Nurliana.

Saat ini,tim dokter RSUD Abdul Wahab Syachranie terus terus berkomunikasi dengan ahli pembuluh darah RS Dr Sutomo Surabaya,Jawa Timur.

Nurliana menegaskan,sejauh ini belum ada pembicaraan pada tim dokter mengenai kemungkinan bayi kembar siam tersebut dirujuk ke Surabaya.

"Secara peralatan medis yang dimiliki memadai untuk melakukan operasi.Mengenai operasi akan dilakukan di sini dengan mendatangkan dokter lainnya dari Surabaya atau dikirim ke Surabaya,belum dibicarakan," terang Nurliana.

Seperti diberitakan sebelumnya,bayi kembar siam pasangan Dono Warsito (30) dan Munirowati (27),lahir di RSUD Taman Husada Bontang, Kaltim.

Bayi kembar siam tersebut lahir dengan kelainan pendempetan dada hingga
perut dan berada di ruang inkubator untuk menstabilkan suhu badan.

"Rabu (11/02/2009) besok,kita lakukan pemeriksaan fungsi jantung,''imbuh Nurliana. (nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads