Protes Banjir, Seniman Semarang 'Pentas' di Stasiun Tawang

Protes Banjir, Seniman Semarang 'Pentas' di Stasiun Tawang

- detikNews
Selasa, 10 Feb 2009 18:28 WIB
Protes Banjir, Seniman Semarang Pentas di Stasiun Tawang
Semarang - Sejumlah seniman Semarang memrotes banjir dengan menggelar teatrikal. Mereka menebar bunga, memancing, dan berenang di tengah genangan di Stasiun Tawang.

Aksi bertajuk "R&B for Semarang" (Rob dan Banjir) itu digelar di halaman stasiun, Jl Mpu Tantular, Selasa (10/2/2009) sore.

Seniman yang tergabung dalam Dewan Kesenian Semarang (Dekase) membawa spanduk, poster, dan alat musik tradisonal. Mereka masuk stasiun dengan menerjang genangan air setinggi 40 cm.

Ketika sampai di tengah halaman stasiun, seorang seniman membacakan puisi yang isinya kritik atas banjir dan rob selalu melanda Semarang.

Dengan bertelanjang dada, seniman lain memainkan miniatur kapal dari kayu di genangan. Hal itu merupakan sindiran bahwa stasiun kini berubah jadi pelabuhan.

Seniman lain memainkan pancingnya. Ia menarik-narik pancing yang telah dipasangi botol minuman mineral.

Puluhan warga sekitar, petugas stasiun, dan tukang becak terhenyak melihat ulah para seniman itu. Pasalnya, selama ini, tak ada demo atau aksi apapun di stasiun yang melayani kelas bisnis dan eksekutif tersebut.

Genangan di stasiun agak surut. Meski demikian, halaman dan bagian dalam stasiun masih digenangi air. Rintik hujan mulai terasa, saat para seniman mengakhiri aksinya sekitar pukul 17.15 WIB. (try/djo)


Berita Terkait