Inggris Salahkan Hamas dan Israel

Inggris Salahkan Hamas dan Israel

- detikNews
Selasa, 10 Feb 2009 14:05 WIB
Jakarta - Gencatan senjata antara Hamas dan Israel di jalur Gaza masih terus terjadi. Pemerintah Inggris menilai pertempuran tersebut bisa dihentikan asal Hamas yang terlebih dahulu menahan roket ke Israel. Namun di sisi lain, Israel juga harus proporsional.

"Kalau ingin menghentikan pertempuran di Gaza, seharusnya Hamas yang terlebih dahulu menahan roketnya ke Israel. Kami mendesak Hamas mencegah serangan roketnya ke Israel," kata Menteri Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris Bill Rammell.

Rammell menyatakan itu di kantor Centre for Dialogue and Coorporation among Civilization (CDCC), Jl Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rammell, meskipun Israel memiliki hak mempertahankan diri terhadap serangan roket Hamas, tetapi berkewajiban untuk memenuhi kewajiban kemanusiaan internasional pada saat mempertahankan diri. "Respon militer Israel tidak proporsional," katanya.

Mendengar pernyataan Bill tersebut, Ketua PP Muhammdiyah Din Syamsudin mengatakan, pemerintah Inggris memiliki dua sikap yang bertolak belakang. Di satu sisi mencegah Israel tapi di sisi lain, juga menyalahkan Hamas. Padangan Inggris berbeda dengan pandangan sebagian muslim dunia termasuk Indonesia.

"Meskipun demikian, semua sesuatu yang penting berawal dari niat baik. Diharapkan dapat mencari solusi seperti tujuan kedatangan mereka (Inggris)," kata pria lulusan S2 di Amerika Serikat ini. (gus/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads