Warga yang kelelahan pun meminta bantuan pemulung untuk ikut membersihkan puing-puing. Satu kelompok pemulung (3-5 orang) diberi upah Rp 20.000 - Rp 30.000 atas jasanya. Uang itu diperoleh dari sisa harta (uang) yang berhasil diselamatkan.
"Daripada membersihkan sendiri capeknya bukan main. Semalam sudah capek mengguyur api," kata Solihah, di lokasi kebakaran, Jl Pasar Ikan, Jakarta Utara, Selasa (10/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gara-gara korsleting listrik, nggak ada penghuni di rumah jadi langsung menyebar," imbuh Solihah.
Penyebab kebakaran masih simpang siur. Sejumlah warga lain menyebut
gara-gara kompor gas 3 kiloan yang meledak. Tandanya, terdengar ledakan sebelum kebakaran terjadi.
"Sebabnya mungkin kompor. Yang pasti rumah kami hangus. Sudah kena rob, kebakaran juga. Lengkap sudah penderitaan kami," cerita Buwono, pengurus RT setempat. (Ari/irw)











































