Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan tentang prioritas program kerja kepemimpinannya. Tanya jawab berlangsung usai upacara pelantikan pimpinan baru MA oleh Kepala Negara di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/2/2009).
"Kita prioritaskan tranparansi biaya perkara agar bisa diaudit oleh BPK," jawab Harifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin menajemennya yang salah, atau ada attitude oknum yang tidak tepat. Tapi kalau mafia, saya kira nggaklah," elaknya.
(lh/nrl)











































