Demikian disampaikan otoritas Australia seperti dilansir harian Telegraph, Selasa (10/2/2009).
Menurut otoritas, sebagian dari 400 lokasi kebakaran semak terjadi karena kesengajaan. Karena itu polisi melakukan penyelidikan untuk mengetahui para pelakunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang bisa kita katakan? Tak ada kata untuk menggambarkan itu selain pembunuhan massal," kata Rudd yang tampak terguncang dengan tragedi ini.
Kepolisian telah mengingatkan, pelaku akan didakwa melakukan pembakaran yang menimbulkan kematian dan terancam hukuman penjara 25 tahun.
Sejauh in korban tewas dilaporkan sebanyak 173 orang. Ini merupakan kebakaran paling parah dalam sejarah Australia. Bahkan hingga saat ini, para petugas pemadam kebakaran masih berusaha menjinakkan kobaran api di 33 lokasi di berbagai penjuru negara bagian Victoria.
(ita/iy)











































