Seperti diberitakan AFP, Senin (9/2/2009), peledakan terjadi di sekitar kawasan Visuamadu, sebuah daerah yang sebelumnya diambil alih dari para pemberontak Macan Tamil.
"20 tentara terbunuh, 3 diantaranya adalah tentara wanita. Sedangkan 8 orang lainnya adalah warga sipil, 40 orang luka-luka," ujar pihak militer Srilanka Brigadir Udaya Nanayakkara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, PBB dan pemerintah Amerika Serikat (AS) mengutuk aksi bom bunuh diri ini. Mereka menilai, warga sipil tidak boleh dilibatkan dalam pertempuran dengan alasan apapun.
"Warga sipil harus selalu dilindungi," kecam seorang anggota PBB.
Macan Tamil sebelumnya juga pernah melakukan aksi yang sama. Pada bulan Oktober 2008, bom bunuh diri menewaskan 27 orang di dalam kantor partai oposisi Srilanka. (mad/mad)











































