Tuntut Diusut Tuntas, Keluarga Tak Tega Mayat Dwi Diotopsi

Mahasiswa ITB Tewas Saat Ospek

Tuntut Diusut Tuntas, Keluarga Tak Tega Mayat Dwi Diotopsi

- detikNews
Senin, 09 Feb 2009 14:33 WIB
Tuntut Diusut Tuntas, Keluarga Tak Tega Mayat Dwi Diotopsi
Bekasi - Tindakan keluarga yang menolak mayat Dwi Yanto Wisnu Nugroho, mahasiswa ITB yang tewas saat mengikuti ospek, bukan berarti tidak mau kasus ini diusut tuntas. Mereka tetap meminta proses hukum kasus ini dijalankan sebagaimana mestinya.

"Kami hanya tidak tega mayat Dwi dibedah-bedah," kata Daryanto, ayah Dwi, saat ditemui di rumahnya, Perumahan Taman Galaksi, Bekasi Selatan, Senin (9/2/2009).

Daryanto menegaskan, dia sangat berharap kasus ini ditindaklanjuti oleh pihak ITB. Hal tersebut sudah disampaikannya saat bertemu dengan perwakilan ITB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sampaikan itu saat bertemu dengan wakil rektor ITB. Saya minta kasus ini diselesaikan sampai tuntas. Pihak rektorat juga sudah minta maaf dan mengatakan kegiatan ospek ini ilegal," ungkap Daryanto.

Tuntutan senada disampaikan Widya Wulandari, kakak kandung Dwi. Menurut Widya, kasus ini harus diselesaikan sesuai hukum yang berlaku agar tidak terulang di kemudian hari.

"Pihak rektorat bilang akan memberikan sanksi, tapi bentuknya apa kami tidak tahu," ungkap Widya.

Dwi meninggal sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu 8 Februari, saat dilarikan ke RS Borromeus Bandung. Diduga kuat, mahasiswa baru itu mengalami kelelahan berat saat mengikuti ospek yang digelar Ikatan Mahasiswa Geodesi ITB . Namun kabar berita duka itu baru diterima pihak keluarga sekitar pukul 06.00 WIB.

Pada hari yang sama, jenazah Dwi dibawa pulang oleh keluarga dan dimakamkan di TPU Malaka, Jakarta Timur. (djo/nrl)


Berita Terkait