Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan anggota Komisi III DPR secara bergantian kepada Kapolri dalam rapat kerja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/2/2009).
"Meminta kepada Kapolri limit waktu, kapan bisa diungkap aktor intelektual dan penyandang dana. Apa jaminan polisi akan menuntaskan kasus ini, berapa lama, seminggukah?" kata anggota Komisi III dari FPKS Nasir Jamil.
Anggota Komisi III dari FPPP, Lukman Hakim Syaifuddin, juga melontarkan pertanyaan.
"Jangan sampai pencopotan di tubuh Polri akibat muatan politis dibandingkan sisi obyektifitasnya karena kami belum mendengar duduk soal sebenarnya. Jadi apa kesalahan sebenarnya yang dibuat oleh pejabat itu," kata Lukman.
Asnawi dari FPBR juga ikut berkomentar. "Terjadi pembantaian di kantor DPRD Sumut karena saya melihat di tayangan televisi, betapa pengamanannya sangat kurang," ujar Asnawi.
(aan/nrl)











































