Forum ini digelar untuk mempersatukan kembali kedua kubu yang diprakarsai oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf.
"Indonesia bisa maju kalau anak muda memimpin. Anak muda bisa memimpin negeri ini kalau KNPI sudah bersatu," ujar Dede Yusuf yang spontan disambut tepuk tangan sekitar 300 peserta pertemuan di Bandung, Jawa Barat, seperti rilis yang diterima detikcom, Senin (9/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dua tokoh KNPI yang berseteru adalah sahabat saya semua. Kang Azis Syamsudin kawan saya di DPR, sementara Kang Doli teman lama. Jadi, sebenarnya dorongan islah pasti ada," kata Dede.
Saat pembukaan acara, dua ketua umum DPP KNPI yang berseteru tampil ke panggung untuk mendampingi Dede Yusuf. Dede mengajak kedua tokoh yang bertikai untuk sama-sama memukul gong secara bersamaan.
"Ayo kita pegang pemukul gong ini sama-sama. Kita pukul tiga kali bersama-sama," ucap Dede yang sontak disambut tepuk tangan peserta pertemuan itu.
Setelah memukul gong secara bersamaan, Dede kembali mengingatkan betapa pentingnya pemuda untuk bersatu dan menjadi seorang pemimpin.
"Kalau pemuda tidak bersatu, yang bersorak adalah orang di luar sana. Mereka akan menilai pemuda tidak bisa memimpin karena bersatu saja tak bisa. Oleh karena itu, saya berharap kita tunjukan bahwa anak muda mampu memimpin," tegas Dede.
Sementara itu, Azis dan Doli yang hadir dalam pertemuan itu menyerahkan masa depan DPP KNPI kepada peserta pertemuan. Keduanya mengaku akan menjadi tamu yang baik di Kota Bandung menuju cita-cita bersama, yaitu satu pemuda, satu DPP KNPI, dan satu Indonesia.
(fiq/lrn)











































