Penyerangan terjadi Sabtu (7/2/2009) pukul 20.30 WIB. "Diserang oleh sekitar 6 orang tidak dikenal yang mengendarai 3 sepeda motor," ujar Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Taufik di kantor DPD Gerindra Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (8/2/2009).
Menurut Taufik, salah seorang kader Gerindra, Suherman, yang saat itu sedang berada di dalam Posko dipukuli sehingga luka memar. Posko yang dibuat semi permanen saat ini diketahui mengalami kerusakan di bagian dinding. "Selain dinding, gambar-gambar juga dirusak," ungkap Taufik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak ingin menduga-duga, sepenuhnya kami serahkan kepada polisi," jelasnya. "Bagi kami nominal tidak masalah, paling hanya butuh Rp 5 juta untuk memperbaikinya. Yang masalah adalah posko tersebut adalah simbol partai," tambahnya lagi.
Taufik menghimbau para kader Gerindra untuk tidak terpancing dengan kejadian tersebut. Taufik juga meminta agar kader senantiasa menjaga posko dan tetap solid. (nov/iy)











































