Kebakaran ini merupakan kebakaran terburuk sepanjang 3 dekade setelah peristiwa naas serupa pada tahun 1983.
Polisi setempat menduga korban meninggal bisa bertambah mengingat api bisa saja terus melebar dan membakar bagian utara kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi mata mengatakan api menjalar sangat cepat dan membentang sepanjang lahan membentuk garis horizontal.
"Api menjalar seperti terjangan peluru, sangat cepat," ujar salah satu warga di Kinglake, Australia, Darren Webb-Johnson, seperti yang dilansir dari kantor berita Reuters, Minggu (8/2/2009).
"80 persen isi kota yang kebanyakan merupakan tanah pertanian terbakar habis," tambahnya.
Kebanyakan korban tewas diketahui terperangkap dalam mobil saat mencoba melarikan diri dari api. Salah satu desa yang terbakar habis antara lain Marysville. Selain itu sebanyak 640 rumah juga hancur di sepanjang utara Melbourne.
Kebakaran semak merupakan peristiwa tahunan di Australia. Namun tahun ini tidak seperti biasanya karena kondisi kekeringan di antara semak-semak dan perubahan iklim memicu kebakaran. (nov/iy)











































