PM Balkenende-Wapres JK Bahas Krisis dan G20

Laporan dari Den Haag

PM Balkenende-Wapres JK Bahas Krisis dan G20

- detikNews
Minggu, 08 Feb 2009 11:35 WIB
PM Balkenende-Wapres JK Bahas Krisis dan G20
Den Haag - Selain membicarakan isu-isu besar internasional pada tataran politik, Balkenende-JK juga membahas krisis finansial yang melanda dunia dan G20.

Dalam pertemuan tertutup itu Balkenende-JK membahas dampak krisis terhadap ekonomi dunia, termasuk Belanda tak terkecuali. Wapres menyampaikan bahwa Indonesia justru cukup tangguh menghadapi krisis finansial dunia kali ini dan menjadi negara yang atraktif untuk investasi dan kerjasama ekonomi.

Kedua petinggi pemerintahan itu juga membicarakan peningkatan ekonomi kedua negara. Belanda-Indonesia sama-sama punya posisi penting dan bisa saling menguntungkan. "Hampir semua ekspor minyak sawit Indonesia melalui pelabuhan Rotterdam," ujar Kalla.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Balkenende selanjutnya menanyakan apa point penting yang menjadi perhatian Indonesia dan perlu disampaikan ke pertemuan G20 akan datang.

Menanggapi hal ini Wapres menyampaikan agar perdagangan dunia dilakukan dengan lebih adil.

"Jangan belanja dari negara berkembang harganya ditekan terlalu rendah, lalu harga jual di negara maju sangat tinggi. Ini tidak menguntungkan rakyat kedua pihak dan kurang memberdayakan," demikian Wapres, seperti diungkapkan Dubes J.E Habibie kepada detikcom secara terpisah (7/2/2009).

Pertemuan G20 dijadwalkan akan digelar di London pada 2/4/2009 akan datang. Belanda secara resmi tidak tercatat sebagai anggota G20, namun dimungkinkan hadir dalam pertemuan melalui keanggotaan Uni Eropa.

UE tercatat sebagai anggota G20 ke-20, yang kehadirannya diwakili negara pemegang posisi ketua secara bergilir dan European Central Bank.

Anggota lainnya adalah Afrika Selatan, Amerika Serikat (AS), Argentina, Australia, Brazil, Cina, Inggris, India, Indonesia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Meksiko, Perancis, Rusia, Saudi Arabia, dan Turki. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads