"Soal baju, soal goyangan. Alah! Barang kecil itu," ujarnya dalam dalam Kongkow Bersama Gus Dur di Komunitas Utan Kayu, Jl Utan Kayu No 68H, Jakarta Timur, Sabtu (7/2/2007).
Barangkali karena memang masalahanya terlalu sepele, maka mantan Ketua Umum PBNU dan Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB itu tidak mau menanggapi pertanyaan susulan wartawan. Dia hanya mengingatkan ada lebih banyak masalah bagi umat Islam yang lebih penting dibanding Jaipongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta para penari Jaipong mengurangi 3G (Goyang, Giteuk dan Geol) dan menutup ketiak saat melakukan pertunjukan seni tradisional itu. Alasan yang digunakan kader PKS itu adalah sebagai antisipasi pemberlakuan UU Pornografi.
Imbauan itu pun kritik dan protes, terutama dari kalangan pekerja seni, pemerhati budaya dan aktivis HAM. Menurut mereka gerakan dalam tarian tradisional itu juga merupakan bagian dari hak berekspresi seseorang dalam bidang seni.
(zal/lh)











































