Peringatan Hari Kanker Sedunia (HKS) itu digelar di gedung Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta, Sabtu (7/2/2009). Acara ini merupakan kerjasama antara BKKBN dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI).
"Kanker harus ditanggulangi sejak dini. Kalau dari anak-anak sudah biasa berpola hidup sehat dan terus beraktivitas, maka akan mengurangi risiko kanker," ungkap dr Sumarjati Arjoso, kepala bidang pendidikan dan penyuluhan YKI sekaligus ketua panitia peringatan HKS 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anak-anak harus tahu bahaya-bahaya pola hidup yang tidak sehat. Misalnya anak-anak yang merokok sejak usia 10 tahun, bisa terkena kanker pada usia 40 tahun," ungkap Sumarjati.
Di tempat yang sama Ketua BKKBN, Sugiri Syarif, mengatakan sosialisasi pencegahan kanker memang sangat penting. Terkait hal itu, BKKBN saat ini menggencarkan sosialisasi mengenai penyakit kanker, khususnya kanker cervic (vagina).
"Salah satu langkahnya adalah memberikan kontrasepsi gratis bagi masyarakat yang tidak mampu," ujar Sugiri.
Selain acara senam oleh siswa SD, peringatan HKS 2009 diisi bazar murah oleh kaum ibu Dharmawanita BKKBN. Mereka menjual aneka barang dan kebutuhan sehari-hari. Pantauan detikcom, tidak ada satupun pejabat tinggi negara setingkat menteri yang menghadiri acara ini. (djo/djo)











































