Tinggi gelombang diperkirakan mencapai lima meter, dengan kecepatan angin 40 kilometer per jam.
Menurut Kepala Cabang PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Lembar, Kaimuddin Maililing, penutupan itu untuk meminimalisir angka kecelakaan laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kaimuddin belum bisa memastikan, sampai kapan penutupan akan dilakukan. Yang jelas, sejak penutupan tadi malam, belum ada penumpukan kendaraan di Pelabuhan Lembar. Kendaraan yang mengetahui pelabuhan tutup, memilih kembali.
Penumpukan kendaraan hanya terjadi di Pelabuhan Padangbai, Bali. Di pelabuhan ini kata Kaimuddin, ratusan truk besar yang mengangkut barang dari Pulau Jawa menuju Pulau Lombok dan NTT terus menumpuk. Apalagi akhir pekan seperti ini, truk-truk ini mengejar tenggat waktu, karena gudang penyimpanan biasanya tutup.
Belum dipastikan, apakah diantara truk-truk ini ada yang memuat barang-barang seperti sayur dan buah-buahan yang rentan rusak jika terlalu lama tertahan di pelabuhan.
(rdf/rdf)











































