Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara, Fadly Nurzal menyatakan, selama ini Silalahi dikenal sebagai pendukung terbentuknya Protap. Hal itu terlihat dari komentar-komentar yang disampaikan melalui media massa.
"Namun pasca kericuhan dalam aksi demonstrasi para pendukung Protap di Gedung DPRD Sumut yang menyebabkan meninggalnya Ketua DPRD Sumut, Abdul Aziz Angkat, praktis tidak terdengar kabarnya. Kita berharap beliau sampaikanlah bagaimana posisinya dalam masalah ini," ujar Nurzal kepada wartawan di Medan, Jumat (6/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah semestinya Pak Silalahi memposisikan dirinya sebagai apa dalam kasus ini. Ya, apakah sebagai penasehat presiden, sebagai putra Sumatera Utara, atau ya sebagai orang yang tidak sedikit memberikan komentar tentang pembentukan Protap selama ini. Apa sikap dia, apa ungkapan dia. Kenapa dia menghilang," ujar Nurzal.
Nurzal berharap, Silalahi dapat berperan lebih aktif dengan mendorong, menyampaikan hal-hal yang dapat menjadi solusi atas persoalan yang ada sekarang, sehingga masalahnya menjadi bersih.
"Beliau harus ikut mendorong masalah ini terbuka, supaya tidak ada salah sangka," ujar Nurzal.
(rul/rdf)











































