Sebab mantan ibu negara AS itu ingin menjangkau dunia muslim. Demikian disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Robert Wood.
Dikatakan Wood, Indonesia selaku negara mayoritas muslim terbesar di dunia merupakan "negara penting bagi AS".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hillary menurut rencana akan singgah ke Indonesia pada 18-19 Februari mendatang. Itu merupakan bagian dari rangkaian tur pertamanya ke luar negeri selaku Menlu AS. Negara-negara yang juga akan didatangi istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu adalah Jepang, Korea Selatan dan China.
Di Jakarta, Hillary akan bertemu dengan sejumlah pejabat senior Indonesia. Hillary akan membahas "kemitraan yang erat dan berkembang dengan Indonesia dan prospektif mengenai kepentingan bersama di Asia Tenggara," kata Wood.
Namun Wood tidak memberikan jawaban lugas ketika ditanya apakah kunjungan Hillary akan menjadi landasan bagi kunjungan Presiden Barack Obama ke Indonesia.
"Saya tidak tahu apakah, atau kapan presiden akan pergi ke Indonsia," tutur Wood.
"Yang jelas... presiden akan sangat tertarik dengan hasil kunjungan ini, bukan cuma ke Indonesia, namun juga ke negara-negara lain yang saya sebutkan," pungkas Wood.
Ditandaskan Wood, pilihan Hillary pada Asia sebagai lawatan pertamanya merupakan sinyal sangat jelas akan pentingnya Asia bagi agenda kebijakan luar negeri AS. (ita/iy)











































