Aksi pria yang dikenal sebagai Bailout Bill itu sebenarnya merupakan aksi publisitas untuk situs baru http://www.bailoutbooth.com. Di situs itu, orang-orang bisa memposting video iklan, layanan dan pesan-pesan pribadi.
Namun aksi Bailout Bill itu juga untuk membantu rakyat kebanyakan AS dengan cara yang sama seperti pemerintah AS membantu bank-bank dan perusahaan lainnya. Demikian disampaikan juru bicara situs tersebut, Drew Tybus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendapatkan uang itu, warga cuma perlu mengantre dan menceritakan masalah mereka pada seorang asisten yang berdiri dengan memegang mikrofon dan kamera.
"Ibu saya sedang sekarat," kata Mario, seorang pria lemah yang mengenakan tongkat. "Kita lihat apa yang dikatakan Bailout Bill," ujar asisten sembari merangkul Mario seperti dilansir AFP, Jumat (6/2/2009).
Pria misterius yang dikenal sebagai Bailout Bill kemudian menjawab, "Saya akan memberikan US$ 150 (sekitar Rp 1,7 juta)."
Seorang pria tunawisma bernama Juan Vasquez (45) sangat bersyukur karena mendapatkan uang sebesar US$ 100.Β "Bagi orang yang tak punya apa-apa, ini berarti banyak," ujarnya.
Dikatakan Tybus, selain New York, aksi bagi-bagi uang ini juga akan digelar di Washington, Boston dan Philadelphia.
Tapi siapakah pria misterius yang membagi-bagikan uang itu? "Bailout Bill tak bisa memberitahukan nama sebenarnya," ujar Tybus.
Tybus juga mengingatkan orang-orang yang berniat jahat. "Orang-orang yang berdiri di sekitar sini adalah polisi-polisi yang sedang libur tugas. Dan mereka bersenjata," pungkas Tybus.
(ita/nrl)











































