Karena aksi amalnya itu, pria misterius itu dikenal sebagai Bailout Bill. Dia duduk di belakang sebuah counter di Times Square dan membagi-bagikan uang pada ratusan orang yang antre di tengah cuaca dingin.
Pria tersebut dilindungi oleh beberapa pengawal berpakaian preman. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (6/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan mereka yang mengantre adalah korban krisis ekonomi AS yang parah. Di New York sendiri, sudah ratusan ribu orang kehilangan pekerjaan mereka.
"Saya sangat menghargai ini. Saya mungkin akan memberikan sebagian untuk ibu saya," kata Leon McNeil (25) setelah mendapatkan US$ 50. Pria itu dipecat dari pekerjaannya pada Desember 2008 lalu.
Berita pemberian uang itu menyebar cepat lewat telepon. McNeil mengaku awalnya dia tak percaya soal itu. Namun karena penasaran akhirnya dia datang ke Times Square. (ita/nrl)











































