Plt Non Aktif Bupati Kukar Mewek Dicecar Hakim

Sidang Korupsi

Plt Non Aktif Bupati Kukar Mewek Dicecar Hakim

- detikNews
Kamis, 05 Feb 2009 15:50 WIB
Plt Non Aktif Bupati Kukar Mewek Dicecar Hakim
Jakarta - Pelaksana Tugas non aktif Bupati Kutai Kartanegara Samsuri Aspar menjalani sidang pemeriksaan terdakwa. Namun saat dicecar pertanyaan oleh majelis hakim, Samsuri mengeluarkan air mata alias mewek. Akhirnya sidang pun diskors hampir 15 menit.

"Maaf yang mulia," ujar Samsuri sambil menyeka air mata di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (4/2/2009).

Entah apa yang terjadi pada Samsuri, namun berdasarkan pengakuannya dalam persidangan lalu, ia memiliki penyakit jantung. Saat sidang diskors, ia hanya terdiam, sambil berusaha menarik nafas dalam-dalam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sontak beberapa orang anggota penasihat hukumnya langsung menghampiri. Sambil membawakan 2 gelas air mineral, Samsuri ditenangkan.

"Tenang pak, tarik nafas dalam-dalam," kata salah seorang pengacara Agus Rahmat.

Hakim lalu menanyakan kesiapan terdakwa untuk melanjutkan persidangan. "Apakah anda bisa melanjutkan?" Kata hakim Teguh Hariyanto.

"Bisa yang mulia, saya siap," kata Samsuri.

Dalam keterangannya, Samsuri mengaku telah menerima uang sebesar Rp 950 juta dari seorang pengusaha bernama Boyke. Dana tersebut belakangan diketahui berasal dari dana bantuan sosial di Pemkab Kutai Kartanegara.

"Saya waktu itu sakit jantung yang mulia, makanya saya pinjam pada Boyke. Saya nggak tahu kalau itu uang Bansos," jelasnya lirih.

Samsuri juga mengaku pernah memberikan 3 disposisi saat Bupati tidak ada. Disposisi tersebut berisi pengajuan dana pengadaan alat band, perjalanan dinas anggota DPRD dan biaya pengamanan.

"Waktu itu saya disposisi karena yakin betul. Bupati waktu itu tidak ada di tempat," pungkasnya.

Dalam dakwaan jaksa, Samsuri dinilai telah menyalahgunakan dana APBD di Kabupaten Kukar. Kerugian negara perbuatan Samsuri, senilai Rp 23,134 miliar. (mad/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads