Setelah diperiksa petugas yang berjaga di bawah tenda berheater (pemanas suhu udara), para tamu dipersilakan untuk naik kendaraan yang disediakan khusus menuju Ruang Pertemuan Wisma Indonesia.
Menit demi menit berlalu, para tamu yang memenuhi ruangan mulai resah. Acara pertemuan dengan Wapres RI Jussup Kalla yang rencananya digelar pukul 7.25 pm waktu setempat, belum juga kelihatan tanda-tanda untuk dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebagian besar masih berada di ruangan, dan menunggu dengan sabar. Pukul 8.30 pm, pembawa acara mulai mempersilakan pengunjung untuk berdiri.
Wapres RI Jusuf Kalla didampingi oleh Duta Besar RI yang berkuasa penuh di AS, Sudjadnan Parnohadiningrat, memasuki ruangan. Mereka menuju ke panggung yang ditata dengan dua kursi dan dua mikrofon, di bawah dekorasi Garuda Pancasila yang diapit oleh foto Presiden RI SBY dan Wapres JK.
Dibuka dengan sambutan singkat dan pemaparan agenda kegiatan kunjungan Wapres hari ini oleh Dubes Sudjadnan selaku tuan rumah, acara Jumpa JK ini berlangsung hangat dan santai. Wapres JK dengan batik berwarna merah bata, memilih untuk berdiri sambil menceritakan perjalanannya dari Indonesia.
Setelah singgah untuk menerima penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa di bidang Perdamaian dari Universitas Soko, Tokyo, Jepang, JK memenuhi undangan sebagai pembicara pertama dalam rangkaian acara The 57th National Prayer Breakfast di Washington DC.
Dalam rangkaian acara tersebut, JK berbicara di launcheon yang digelar di International Ballroom Center Hotel Hilton, dan menyampaikan pidato yang bertajuk "Mengukir perdamaian, penyelesaian damai dan rekonsiliasi di Indonesia dalam mendamaikan pihak-pihak yang berkonflik", dengan mengetengahkan Aceh sebagai salah satu referensinya.
Lebih lanjut JK menceritakan pertemuan dengan Wapres AS Joe Biden. Dikatakan JK, bangsa Indonesia boleh bangga karena Indonesia mendapat kesempatan pertama untuk bertemu dengan Pemerintah Baru AS yang belum sebulan dilantik tersebut. Obama pun hingga saat ini dikabarkan belum menerima tamu dari negara lain mana pun.
Dalam pertemuan bilateral pertamanya, Wapres AS mengungkapkan bahwa Obama dan dirinya menganggap Indonesia memegang peranan penting di dunia karena berbagai faktor, termasuk faktor negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dan salah satu negara demokrasi yang sangat besar. AS terbuka untuk mendengarkan saran-saran Indonesia terkait hubungan tersebut dan hal-hal apa yang dapat AS lakukan untuk Indonesia.
Wapres JK mengungkapkan penghargaan terhadap Presiden Obama dan jajaran pemerintahannya untuk merangkul dunia Islam. "Hal ini tidak dapat dilepaskan dari penyelesaian konflik Timur Tengah secara adil. Indonesia dapat menjadi mitra AS dalam kerja sama yang berdasarkan kepada kepentingan bersama dan saling menghormati," demikian ungkap Wapres RI menanggapi sambutan Wapres AS Joe Biden.
Disampaikan juga dalam kesempatan bertemu muka dengan masyarakat di Washington DC, kelakar "tukar tempat" antara Wapres Biden dengan Wapres JK dalam pemerintahan. Saat itu Wapres AS menceritakan kesulitan ekonomi di AS. Sementara Wapres Indonesia menyatakan perekonomian Indonesia tidak ada masalah. "Saya bilang I am very welcome, saya mampu," papar JK yang disambut riuh oleh hadirin.
Selain itu, diungkapkan juga pertemuan dengan Direktur Intelijen AS, Dennis Blair, Senator James Webb dan Senator Christopher Bond sebelum menghadiri jumpa masyarakat malam ini.
Dalam rangkaian pertemuan sepanjang hari Rabu 4 Februari 2009 ini, Wapres RI Jusuf Kalla didampingi oleh Dubes Sudjadnan Parnohadiningrat dan Seswapres Tursandi Alwi.
Tampak duduk di barisan terdepan rombongan terbatas Wapres Kalla, di antaranya Ny Mufida Jusuf Kalla, berdampingan dengan Ibu Nunung Parnohadiningrat. Sementara di deret depan sebelah kanan, duduk berdampingan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (API) Sofyan Wanandi, Alwi Sihab, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Ditutup dengan sesi tanya jawab yang dilontarkan oleh beberapa anggota masyarakat di AS, acara Temu Wapres JK ini berlangsung tertib dan aman hingga pukul 10 pm.
Wapres JK dan rombongan beristirahat di Suite Kepresidenan Wisma Duta di Jalan Tilden NW 2700, Washington DC, selama kunjungan di AS. Menurut rencana, Kamis, 5 Februari 2009, Wapres akan menghadiri acara The 57th National Prayer Breakfast di Hotel Hilton, Washington DC, dilanjutkan dengan diskusi meja bundar dengan para pemimpin perusahaan di AS sebelum menghadiri jamuan makan siang yang diadakan oleh USINDO di Hotel Four Seasons. (eis/nrl)










































