Maling tersebut beraksi di kampus yang beralamat di Jalan Masjid, Blok A, Kebayoran Baru, Kamis (5/2/2009) dini hari. Sesuai sisa jejak yang ditinggalkan pencuri, pelaku masuk dengan menjebol kaca nako. Kemudian pelaku menjebol teralis yang cukup tebal.
"Tadi pagi saya buka ruangan pukul 09.00 WIB dan mendapati ruangan sudah acak-acakan," kata Sari, 24, staf pengajar kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (5/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum puas menggasak uang tunai, pencuri yang diduga dua orang lalu mengambil LCD yang berada di ruangan tersebut. Saat mencoba keluar, seorang tukang bakso memergoki keduanya tapi korban langsung kabur menggunakan kendaraan sepeda motor.
"Sempet saya lempar pakai batu tapi dia langsung ngacir," kata tukang bakso, Parno. 28 di lokasi.
Modus pencurian di kedua kampus ini memiliki kesamaan yaitu sama-sama menggasak brankas. Selain itu juga beraksi di di dini hari ketika suasana gerimis rintik-rintik. Kasus pencurian di STIE Gotong Royong ditangani Polsek Kebayoran Baru. (asp/nrl)











































