Tarif Turun, Setoran Tetap

Tarif Turun, Setoran Tetap

- detikNews
Kamis, 05 Feb 2009 14:04 WIB
Tarif Turun, Setoran Tetap
Jakarta - Kebijakan Pemprov DKI Jakarta menurunkan tarif angkutan umum sebesar Rp 500 dikeluhkan awak angkutan umum. Sebab kebijakan ini tak diikuti penurunan setoran perhari.

"Kita serba susah. Mau nurunin tarif, setoran tetap. Tapi kalau tarif tetap, kita yang disalahin. Ya sudahlah, tergantung kesadaran penumpang akan kondisi kita," kata Wahyu,36, sopir Metromoni 69, jurusan Blok M-Ciledug di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2009).

Dalam sehari, angkutan umum jenis Metro Mini/Kopaja harus menyetor ke pemilik armada sebesar Rp 600 ribu hingga Rp 650 ribu. Sedangkan untuk jenis mikrolet, Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu. "Gimana enaknya penumpang. Kalau ada penumpang yang reseh terus lapor dan ditilang, ya gimana lagi," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada juga di ungkapkan Parto, kernet Metro Mini 75 jurusan Blok M-Pasar Minggu. Dirinya mengaku menarik tarif sesuai aturan. Tapi jika penumpang memberi lebih, dirinya tak menolak. "Semoga tak ditilang. Gimana lagi, namanya juga pemerintah bilang gitu, masa mau melawan," ujarnya pasrah.

Pantauan detikcom, hingga siang ini, belum tampak adanya angkutan yang ditilang/dikandangkan karena melanggar aturan tarif. Aktivitas pun berjalan seperti biasa.

Operasi tarif dilakukan Dishub DKI Jakarta sejak 2 Februari lalu. Seratusan angkutan ditilang/dikandangkan karena enggan menurunkan tarif. (asp/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads