SBY: Kejadian Medan Jangan Terulang

Demo Tak Dilarang

SBY: Kejadian Medan Jangan Terulang

- detikNews
Kamis, 05 Feb 2009 12:54 WIB
SBY: Kejadian Medan Jangan Terulang
Jakarta - Unjuk rasa yang berbuntut aksi anarkisme bahkan memakan korban jiwa merupakan tragedi yang harus disesali. Tapi bukan berarti gara-gara tragedi, maka kegiatan unjuk rasa yang merupakan bagian demokrasi lalu dilarang.

"Jangan sampai kita menangis, menyesal kembali ke era gelap. Tidak tentram di negeri sendiri," kata Presiden SBY dalam sambutannya di pabrik Teh Botol Sosro, Cibitung, Jawa Barat, Kamis (5/2/2009).

Tragedi ujuk rasa anarkis yang merenggut nyawa Ketua DPRD Sumatera Utara Abdul Azis Angkat, sangat disesalkan. Sebuah aksi penyampaian aspirasi seharusnya tidak dijadikan alat untuk memaksakan kehendak apalagi berbuat kerusakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan terulang kembali seperti kejadian di Medan. Demokrasi harus dihormati, bukan anarki," sambung SBY.

Presiden lalu memapaparkan, hampir setiap hari ada kelompok masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka. Tapi selama ini tidak ada insiden apa-apa, karena memang massa pengunjuk rasa berlaku tertib dan tidak berbuat anarkis.

"Unjuk rasa tidak apa-apa asal tertib. Sepanjang tidak melanggar ya tidak apa-apa. Kita siap menghadapi dunia demokrasi," tegasnya.

(lh/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads