Hal tersebut disampaikan Humas Basarnas Makassar, Hamsidar, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (5/2/2009).
Hamsidar menjelaskan, laporan mengenai hilangnya perahu nelayan tersebut diterima Basarnas Rabu 4 Februari sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam laporan itu disebutkan sebuah perahu nelayan karam akibat dihantam angin puting beliung saat berlayar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi hingga kini dua nelayan yang naik perahu itu, yakni Supardi (19) dan Adi (17) masih belum ditemukan," ungkap Hamsidar. (mna/djo)











































