"Sudah sewajarnya pimpinan Dewan diberi izin dari pihak kepolisian memiliki senjata api untuk mempersenjatai diri," kata anggota DPRD Medan Hardi Mulyono saat berbincang dengan detikcom, Rabu (4/2/2009).
Seringnya aksi demo yang berakhir ricuh, menjadi alasan Hardi mengusulkan hal tersebut. Hardi yang juga menjabat sebagai ketua komisi A DPRD Medan ini yakin, pimpinan tidak akan menyalahgunakan wewenang yang diberikan kepada mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Main pukul, hancurkan kantor, maki-maki, kemungkinan itu ada pihak ketiga. Tidak mungkin sampai seperti itu jika itu keinginan rakyat, tidak mungkin," pungkasnya. (mok/ape)











































