Mati dalam Tugas, Aziz Angkat diusulkan Dapat Penghargaan

Mati dalam Tugas, Aziz Angkat diusulkan Dapat Penghargaan

- detikNews
Rabu, 04 Feb 2009 18:56 WIB
Mati dalam Tugas, Aziz Angkat diusulkan Dapat Penghargaan
Jakarta - Kader muda Partai Golkar Yuddy Chrisnandi mengaku prihatin atas insiden yang menimpa Ketua DPRD Sumut Abdul Aziz Angkat. Karena Aziz meninggal saat menjalankan tugas, Golkar harus memberikan penghargaan dan mendorong pengusutan kasusnya sampai tuntas.

"Partai Golkar tidak bisa tinggal diam atas kematian Ketua DPRD Sumut. Yang dilakukan Aziz adalah menjalankan ketentuan UUD 45 yang mengedepankan prisnsip kesatuan NKRI," kata Yuddy pada detikcom, Rabu (4/2/2009).


Menurut capres independen ini, pimpinan Partai Golkar harus menuntut pihak-pihak yang bertanggungjawab atas terjadinya kasus ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beliau telah mengamalkan pancasaila dan UUD 45 secara benar. Dia sudah bertindak benar menghindari gagasan yang bersifat sektarian disintegratif yang cenderung bertentangan dengan UUD 45," terang Yuddy.

"Pimpinan Partai Golkar harus menuntut pihak-pihak terkait bertanggungjawab secara hukum atas kematian tragis Ketua DPRD Sumut," pintanya.

Anggota Komisi I DPR ini meminta Kapolri menindak tegas anak buahnya yang telah lalai memberikan rasa aman. Kasus Meninggalnya Aziz Angkat merupakan bukti kelalaian Polri dalam menjalankan tugas.

"Saya menilai aparat Polri telah lalai melindungi keselamatan jiwa yang bersangkutan. Gagal mengantisipasi terjadinya anarki," kata Yuddy

"Kapolri harus menjatuhkan sanksi kepada para perwira kepolisian setempat yang bertanggungjawab atas kejadian tersebut hingga 2 tingkat ke atasnya," pinta Yuddy.
(yid/anw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads