Massa pendemo datang sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka berjalan kaki dari sekretariat HMI Medan yang tak jauh dari Poltabes Medan. Dalam aksi itu mereka membawa sejumlah poster, antara lain bertuliskan, "Pembunuh", "Tangkap Aktor Pelaku Dalang Tragedi 3 Februari" dan "Medan Not Safe For Everyone".
Dalam tuntutannya, pendemo mendesak polisi agar mengusut secara tuntas dan menangkapi para pelaku demonstrasi di Gedung DPRD Sumut, Jl. Imam Bonjol, Selasa (3/2/2009) yang berlangsung anarkis.
"Kita mengherankan di mana polisi pada saat kejadian, bagaimana bisa tidak ada polisi di sana mengamankan situasi. Mana tanggung jawab polisi?" kata Andika Syahputra, kordinator aksi demonstrasi tersebut.
Aksi tersebut hanya berlangsung sekitar satu jam, dan langsung membubarkan diri setelah diterima langsung Kapoltabes Medan Kombes Pol Aton Suhartono.
Kepada para mahasiswa, Aton menyatakan pihaknya tidak berdiam diri atas kasus ini. Seluruh sumber daya yang ada dikerahkan untuk mengungkap kasus tersebut.
"Terima kasih atas dukungan adik-adik mahasiswa kepada kami untuk mengusut kasus ini," kata Aton Suhartono.
(rul/djo)











































