SBY Minta Kapolri dan Mendagri Usut Tewasnya Ketua DPRD Sumut

SBY Minta Kapolri dan Mendagri Usut Tewasnya Ketua DPRD Sumut

- detikNews
Rabu, 04 Feb 2009 16:36 WIB
SBY Minta Kapolri dan Mendagri Usut Tewasnya Ketua DPRD Sumut
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turut berduka cita atas meninggalnya Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Aziz Angkat akibat aksi demo warga yang meminta pemekaran Provinsi Tapanuli (Protap). SBY menyesalkan insiden seperti ini bisa terjadi.

"Presiden turut berduka cita dengan meninggalnya Ketua DPRD Sumut dalam menjalankan tugas. Oleh karena itu, Presiden menyesalkan kejadian anarkis semacam itu dan demokrasi itu tidak sama dengan anarki," ujar juru bicara kepresidenan Andi Mallarangeng usai mendampingi SBY melakukan sidak di Perum Bulog, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (4/2/2008).

Menurut Andi, salah satu pilar dari demokrasi adalah adanya reformasi hukum (law reform). "Penegakan hukum yang tidak bisa karena alasan kebebasan mengganggu ketertiban, ketertiban itu diabaikan. Dan tidak ada yang kebal hukum di negeri ini. termasuk bagi penegak hukum karena itu kematian Ketua DPRD ini harus diusut tuntas," imbuh Andi.

SBY, lanjut pria berkumis tebal ini, telah meminta kepada Mendagri dan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika terbukti ada pelanggaran hukum, harus diselesaikan sesuai dengan aturan yang ada.

"Jika ada pelanggaran hukum harus ditindak tegas dan juga mencegah hal-hal semacam itu yang terjadi di tempat-tempat lain terutama di gedung-gedung yang menjadi simbol demokrasi itu sendiri, simbol dari kedaulatan rakyat," pungkasnya.

(anw/nrl)


Berita Terkait