"Massa yang banyak dan membawa peti mati seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh pihak keamanan dan polisi, tetapi kenyataannya tidak demikian", ujar pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar saat dihubungi melalui telepon, Selasa (3/2/2009).
Lebih lanjut, semestinya polisi sudah bisa mengantispasi demo tersebut. Padahal, bila dilihat demo itu sudah terencana, sehingga anarkisme bisa diminimalkan.
"Koordinasi pihak kepolisian dengan petugas pengamanan internal buruk, sehingga massa yang besar tersebut bisa masuk", tutupnya. (/ndr)











































