Pemahat Australia Dicopet di Terminal UKI, Laptop Raib

Pemahat Australia Dicopet di Terminal UKI, Laptop Raib

- detikNews
Selasa, 03 Feb 2009 18:10 WIB
Pemahat Australia Dicopet di Terminal UKI, Laptop Raib
Jakarta - Seorang pemahat asal Australia, Rumi Augustine (40) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya. Rumi melaporkan kehilangan laptopnya seharga Rp 25 juta.

"Tas saya dicuri di terminal, makanya saya lapor kesini," kata Rumi saat ditemui wartawan di SPK Polda Metro Jaya, Selasa (3/2/2009).

Rumi menceritakan, pada 20 Desember 2008 lalu dirinya pergi ke Uki diantar taksi untuk mengejar bus ke Bogor. Namun ketika dia turun dari taksi dan hendak menaiki bus, tiba-tiba saja, tas yang diturunkan pertama hilang begitu saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya laporkan lagi sekarang untuk kasih detail barang yang hilang. Dalam tas itu juga ada injil yang dibuat tahun 1952 didalamnya. Itu yang saya sesali. Kalau laptopnya sih tidak masalah," sesalnya.

Kedatangannya ke Bogor merupakan kunjungannya yang pertama dalam rangka liburan. Namun dia mengaku kunjungannya ke Indonesia sendiri bukan yang pertama kalinya.

"Kata orang, kotanya bagus. Tapi ini bukan kunjungan saya yang pertama ke Indonesia. Jakarta sudah seperti kota saya. Saya cinta Jakarta,"katanya dalam bahasa Inggris.

Dalam laporannya yang bernopol LP: 136/B/XII/2008/SPK Unit III tertera barang-barang yang berhasil disikat pencuri antara lain Laptop, jam tangan seharga Rp 5 juta, sikat gigi, injil serta pakaian.

Meskipun dia kehilangan barang-barang selama di Jakarta ini, namun dia mengaku tidak menyesal untuk kembali ke Jakarta.

"Saya tidak menyesal telah kecurian, kara saya sangat cinta Indonesia," akunya.

(mei/rdf)


Berita Terkait