Informasi yang dihimpun detikcom, sebelum peristiwa naas itu terjadi Azis sedang memimpin rapat paripurna pelantikan pergantian antarwaktu anggota DPRD Akman Daulay di DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol, Medan, Selasa (3/2/2009).
Bersamaan dengan itu, sekitar seribuan orang melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut. Mereka menuntut pembentukan Provinsi Tapanuli.
Awalnya massa hanya menggelar orasi. Namun tidak lama kemudian, mereka merangsek masuk ke dalam gedung DPRD. Sejumlah personel Polri yang berjaga-jaga tidak mampu membendung massa. Para demonstran terus merangsek maju dan naik ke lantai 2 gedung DPRD Sumut.
Suara hiruk-pikuk massa menarik perhatian Aziz. Dia pun kemudian naik ke lantai 2 hendak menemui para demonstran. Namun entah apa sebabnya, Aziz tiba-tiba dipukuli massa. Diduga kuat, Aziz dinilai tidak aspiratif sehingga massa kecewa.
Sejumlah petugas keamanan DPRD Sumut langsung berusaha menyelamatkan Aziz. Namun demikian sejumlah orang masih terus memukuli Aziz. Politikus itu pun akhirnya ambruk dan dilarikan ke RS Gleneaglesyang terletak sekitar 300 meter dari kantor DPRD Sumut. Namun sayang, sesampainya di RS tersebut Aziz menghembuskan napas terakhirnya. (djo/nrl)











































