"Saya tahu dari Desember lalu. Tapi katanya, tanggal 5 Februari ini sudah harus secepatnya dibongkar," ujar Iwan di TPU Menteng Pulo di Kelurahan Menteng Atas, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2009).
Iwan mendapat informasi bahwa pemindahan tersebut dilakukan untuk membangun jalan. Jika itu benar, maka pihak keluarga tidak akan mempermasalahkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat memindahkan jenazah putranya yang dimakamkan sejak tahun 2004, Iwan tampak tegar. Ia menggendong sisa tulang belulang anaknya yang dibungkus kain kafan seorang diri di bawah terik Matahari.
Empat orang kerabatnya berusaha membantu Iwan ketika wajahnya tampak kelelahan. Namun semua bantuan ditolak, ia tetap berusaha menggotong jenazah anaknya yang bernama Rahmat Hidayat sendirian.
Pembongkaran TPU Menteng Pulo sudah dilakukan sejak pekan lalu. Menurut Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Pemprov DKI Jakarta Ery Basworo, pembongkaran ini terkait pembangunan jalan tembus ke Apartemen Taman Rasuna. (mad/fiq)











































